Tag Archives: pensiun

Lupa Kusalami Umar Kayam

sajak Puitri Hatiningsih

Aku layang-layang kertas kejauhan di atas Yogya. Aku
pejalan laki yang menghentikan bus,
motor, mobil mewah, setengah mewah, dan kuda-kuda. Semua
tak berhenti
tapi aku merasa tidak terlalu ingin bunuh diri, karena aku ada di
Jalan Malioboro,
di jalan ini orang tak harus merasa sangat kecewa dan salah,
seperti lima mahasiswa yang berlalu dengan happening art-nya,
dan orang-orang tak peduli.
malamnya aku masuk ke pesta perpisahannya Umar Kayam di
Purna Budaya Bulak Sumu. Aku makan dengan bebas,
bergabung dengan mahasiswa tanpa kawan, tak ada yang
peduli meski aku belum mandi, orang-orang kondang wangi
berseliweran, misalnya Ratih Sanggarwati.
dan aku anak perempuan jalanan tanpa ada yang harus
disapa. dengan kaos oblong cokelat bertuliskan SLANK,
aku lupa mengulurkan tangan, meski berdekatan juga kepada
Umar Kayam yang sedang duduk menyaksikkan orang orang
di pesta terakhirnya.

Pamit Pensiun Umar Kayam Juni 96