Daily Archives: 12 October 2013

Karanganyar Bukan Impian Semusim

pemim
dimuat Joglosemar, dengan judul Menanti Gebrakan Yu-Ro Jumat, 11/10/2013

Pemimpin baru Karanganyar Juliyatmono dan Rohadi Widodo (Yu-Ro) ditetapkan sebagai pemenang Pilkada akhir September lalu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Wahyu pulung konon telah memilih dan manjing pada Sang satria piningit. Namun satria piningit sekalipun tidak begitu saja kalis nirsambikala, terhindarkan dari marabahaya, dan tidak tersentuh godaan berbuat kesalahan selama memimpin pemerintahan. Atau bahkan menganggap remeh persoalan dan masalah yang diwariskan dari pemimpin sebelumnya. Sebaliknya pemimpin terpilih harus tetap berbenah, harus tetap belajar, membangun dan mewujudkan cita-cita menuju Karanganyar menuju kota modern yang dinamis dan mempunyai integritas, yang memayu hayuning bawono.
Ada kaidah untuk mengedepankan menerima kritik daripada pujian. Hal ini dilakukan agar pemimpin tahu dan bisa menyelesaikan agar tiap masalah tidak menjadi api yang lebih besar dan bisa menghapuskan semuanya. Sebagai contoh pemimpin yang mau membuka telinga kepada rakyatnya adalah ketika Umar bin Khathab terpilih menjadi seorang amirul mukminin (orang yang dapat dipercaya), maka dia berpesan kepada rakyatnya, agar jika dia buat kesalahan segera diluruskan dan jika dia berbuat yang menyalahi peraturan untuk diingatkan. Hal ini pun terjadi ketika dia berkhotbah, maka saat itu ada seorang perempuan yang berani menyela. Umar meradang. Continue reading