Daily Archives: 5 May 2013

Perayaan Kesepian Perpustakaan Daerah Karanganyar

Perpustakaan-Daerah-Karanganyar
Road show perpustakaan nasional berjalan dengan setengah hati. Acara yang berlangsung ahad, (23/12), yang dihadiri berbagai eleman masyarakat, pelajar, mahasiswa, komunitas sastra, masyarakat umum, di pendopo Bupati Karanganyar berlangsung semacam seremonial belaka atau membenarkan tuduhan sebagian peserta, acara itu hanya untuk ‘menghabiskan anggaran akhir tahun’. Apa pasal? Acara yang seharusnya digadang menjadi jembatan antara masyarakat buku di karanganyar dan perpustakaan nasional itu, yang dalam undangannya akan menghadirkan narasumber yang kompeten dan lengkap, ternyata sangat bertolak belakang. Bupati yang dijadwalkan hadir juga tidak hadir dan hanya lewat sambutan wakilnya saja. Kepala perpustakaan nasional juga tidak hadir juga diwakilkan. Setda Karanganyar, juga tidak bisa hadir. Anggota DPR Komisi X yang terhormat yang menjadi wakil rakyat, yang seharusnya selalu turut serta berada di depan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, seperti yang selama ini mereka citrakan, ternyata juga mangkir! Hingga akhirnya dalam keadaan yang tertatih-tatih acara itu tetap berlangsung dengan dua narasumber, yaitu kepala perpustakaan karanganyar sendiri dan perwakilan dari perpustakaan nasional Jakarta.

Nasib Masyarakat Buku di Karanganyar
Seakan sudah menjadi aib bagi Karanganyar, bahwasanya keberadaan buku dan perpustakaan bukan sebagai variabel yang seksi dalam konstelasi politik praktis apalagi ketika sudah merambah pada kekuasaan. Inilah yang terjadi pada nasib perpustakaan daerah karanganyar. Rencana perpusda karanganyar akan digusur untuk perluasan open space alun-alun karanganyar, setelah dulu sempat pindah dari gedung olahraga ki ageng serang beberapa tahun silam, dan sekarang akan dipindahkan ke bekas RS Kartini, timur radio Swiba. Kondisi yang selama ini tidak lebih baik dengan nebeng di gedung milik KODIM itu, sekarang nampaknya akan menjadi lebih buruk dengan ‘dimasukkan ke bekas rumah sakit Kartini itu’. Menjadi pertanyaan, apakah sudah sangat sakit kondisi masyarakat buku dan perpustakaan di Karanganyar?
Continue reading