Daily Archives: 9 April 2013

Ruqyah Syar’i Secara Mandiri

dimuat di solo pos 7/4
522429_4597721152224_1080760604_n

Harta yang paling mahal adalah kesehatan. Namun justru kita tak banyak menyadari hal ini. Seringkali kita diingatkan justru saat kita mengalami sakit. Namun, siapapun orangnya tentu tak ingin mengalami sakit. Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati.

Kesehatan dalam keluarga juga menjadi prioritas di jaman modern ini. Walaupun karir sukses dan cita-cita berhasil namun jika tubuh suloyo (sakit-sakitan) maka itupun percuma. Semua kelebihan itu hanya lekat di depan mata tanpa bisa kita nikmati.

Rasulullah bersabda, Allah tidak pernah menurunkan penyakit yang tidak ada obatnya. (HR. Abu Daud dan Ahmad) Dengan inilah menjadi dasar pijakan bagaimana seorang muslim mengelola kesehatan baik jasmani dan rohani. Dan ruqyah syar’i adalah salah satu alternatif pengobatan yang sebenarnya sangat utama dan bermanfaat, karena ia berasal dari warisan Nabi Saw yang jelas-jelas mempunyai testimoni tepercaya. Tersembunyinya ilmu ini mungkin karena pesatnya ilmu medis yang sering diklaim mengatasi segala macam penyakit.

Namun, benarkah begitu? Femonena di jaman sekarang memperlihatkan kecendrungan sebenarnya. Pengobatan herbal yang relatif aman dan murah mulai digandrungi masyarakat Indonesia. Dokter dan rumah sakit ternyata masih dianggap sebagai momok menakutkan dalam pengobatan masyarakat.

Buku Ruqyah Syar’i yang disusun Ahmad bin Abdul Aziz Al-Khudhairi ini hadir memberikan solusi untuk Anda dan keluarga yang ingin mencoba mengobati secara mandiri. Artinya, pembaca bisa mengamalkan laku dan doa tertentu yang menunjang kesembuhan dengan metode ruqyah. Satu hal juga yang perlu diluruskan adalah pemahaman yang salah tentang ruqyah. Orang masih membatasi ruqyah itu hanya untuk terapi mengusir jin atau orang kesurupan atau terkena santet jamak ditampilkan di media televisi. Hal itu senyatanya tidak benar. Bahkan ada dalil yang shahih dari Al Qur’an maupun As Sunnah jika ruqyah bisa menyembuhkan segala penyakit. Pembaca bisa merujuk pada QS. Surah Fushshilat: 44, dan HR. Muslim, No. 2200). Continue reading