Daily Archives: 9 April 2012

WISATA KULINER ATAWA BANGSAT ILAT


Pada budaya orang Jawa, orang yang biasa marung disebut sebagai bangsat ilat, karena lebih betah nongkrong di warung daripada mencukupkan diri di rumah. Di jaman dulu, kebiasaan jelek marung mungkin hanya didominasi laki-laki. Kaum Adam lah yang suka datang ke warung. Dari kegiatan terkecil mereka sekedar minum teh, atau mencari teman ngobrol, yang tak lebih dalih agar bisa pergi ke warung, lama-lama menyeret mereka menjadi pemboros hingga menyulut pertengkaran rumah tangga kalau kebetulan si lelaki itu bukan seorang yang berpenghasilan tebal, karena kebiasaan marung itupun selalu harus mengurangi jatah uang belanja rumah tangga.

Di jaman sekarang bisa dikatakan pesona marung telah bertransformasi secara keseluruhan. Tidak hanya bentuk warung yang dikemas dalam warna dan kualitas yang berbeda, bahkan nilai-nilai, status, hiburan sudah masuk ke dalam warung. Tidak hanya didominasi kaum lelaki saja, seluruh keluarga diajak ke warung, dan menikmati sajian baru yang lebih centang perenang, yang dikemas dalam wisata kuliner.

Solo merupakan perkembangan tanpa batas wisata kuliner. Warung tenda beraneka ragam jenis dan rasa tersedia. Hingga orang akan bilang, kalau mau datang ke wisata kuliner datanglah ke Solo. Continue reading