Daily Archives: 2 November 2010

Membakar Jakarta


Pupil mata Sanyoto membesar melihat debu yang naik ke udara di kejauhan diikuti kemunculan sebuah truk besar polisi berwarna coklat. Namun ia memandangnya dengan mencibir. Ya, ia kesal dengan kedatangan mereka yang terlambat. Atau seharusnya ia tak perlu terkejut dengan hal itu.

Ketika penumpangnya telah turun Sanyoto hanya bangkit berdiri, sama sekali tak menyambut. Mereka kebanyakan berumuran lebih muda dari Sanyoto, nampak muda, gagah, dan bersenjata. Namun bukan hal itu yang menarik perhatian Sanyoto sekarang, melainkan seorang sersan yang menghampirinya dirinnya sekarang.

Sersan Broto ditugaskan di daerah kerusuhan. Ia kenal dekat dengan Sanyoto, bahkan sebenarnya pernah berhutang nyawa pada lelaki kecil itu. Sanyoto menatap lekat wajah lelaki besar itu. Ia setinggi kepalanya dan harus mendongak. Broto menghindari tatapan mata Sanyoto, meski tak hendak menatap benar pada reruntuhan rumah-rumah di sekelilingnya yang baru digusur buldozer itu. Continue reading