Daily Archives: 19 November 2009

Dunia Borges: Realita atau Metafora?

“Imagination is The Thing, I should say. It’s far more important than physical courage. To write you need imagination and emotion, feeling. …
When I write I try to be true not to things actually happening but to my particular dream at the time. I know that the reader feels it in that way. If the reader feels that a writer is lying, he lays down the book. If the reader feels that the dream is a response to a real dream then he goes on reading. That’s the way I think that literature is made – by sincere dreaming.”
In Memory of Borges, Norman Thomas di Giovanni, ed.
London: Constable, 1988.

Jorge Luis Borges adalah suatu ketaklaziman. Lahir di Beunos Aries, Argentina tahun 1899. Sebagian masa kecil Georgie, panggilan masa kecilnya, hingga remaja ia habiskan dengan menjelajah wilayah khayali dari khasanah kesustraan dunia, di perpustakaan milik ayahnya yang kebanyakan berbahasa Inggris dari literer Eropa. Penemuan kecilnya membuatnya mengatakan bahwa Don Quixote dalam bahasa Inggris lebih menarik, ketimbang Don Quixote yang ia temukan dalam terjemahan bahasa aslinya, Spanyol, yang menjadikannya mirip terjemahan yang buruk. Continue reading